Makam ini berada di atas bukit dan terbagi menjadi tiga (3) bagian atau semacam selasar. Berada di atas tanah milik kasultanan Yogyakarta, atau Sultan Ground ( SG). Untuk dapat naik ke makam ini, harus melewati tangga yang jumlahnya banyak, kanan kiri tumbuh pepohonan yang tinggi. Saat musim hujan, tangga naik itu licin karena masih berupa tanah yang sebagian ‘lumuten’ .

Setelah menaiki tangga kurang lebih 40 an, akan bertemu dengan makam di selasar paling bawah. Di sini tempat pemakaman umum (warga sekitar), jumlahnya cukup banyak. Selasar kedua yang letaknya lebih tinggi terdapat makam lagi, disini tempat memakamkan orang-orang biasa yang menjadi kepercayaan kerabat keraton Yogyakarta.

“Sedangkan di selasar ketiga , atau paling atas adalah makam keluarga dari trah keraton Yogyakarta,” ujar Slamet Dukuh Mancasan.