Balap karung adalah permainan tradisional yang populer terutama saat perayaan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus. Permainan ini melibatkan peserta yang memasukkan kaki ke dalam karung dan melompat menuju garis finish. Balap karung bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga mengandung nilai-nilai perjuangan, kerja keras, dan sportivitas. 
Cara Bermain:
  1. Peserta memasukkan kedua kaki ke dalam karung dan mengikatnya di pinggang atau leher. 
  2. Peserta melompat-lompat dari garis start menuju garis finish. 
  3. Pemenang adalah orang pertama yang melewati garis finish. 
  4. Dalam versi estafet, peserta bergantian melompat setelah pemain sebelumnya kembali ke garis start. 
Nilai-nilai dalam Balap Karung:
  • Kerja Keras:

    Permainan ini menuntut peserta untuk bekerja keras melompat dan mencapai garis finish 

  • Sportivitas:

    Peserta diajarkan untuk menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif. 

  • Kebersamaan:

    Biasanya permainan ini dimainkan secara berkelompok dan memupuk semangat gotong royong. 

  • Semangat Perjuangan:

    Balap karung mengingatkan pada semangat perjuangan dalam meraih kemerdekaan. 

Sejarah Balap Karung:
Balap karung diyakini berasal dari masyarakat Betawi dan awalnya dimainkan oleh anak-anak. Ada juga versi yang menyebutkan bahwa permainan ini menyindir kondisi rakyat saat penjajahan Belanda, di mana karung goni digunakan sebagai pakaian. Meskipun ada berbagai versi, balap karung tetap menjadi permainan yang digemari dan menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia.