Pranatacara adalah istilah dalam bahasa jawa sebagai pembawa acara atau MC (Master of Ceremony) yang memandu sebuah acara terutama dalam konteks budaya jawa. Seorang pranatacara bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran acara, memberikan informasi kepada hadirin, dan menjaga suasana acara tetap kondusif. Pelatihan pranatacara di kalurahan Ambarketawang diikuti oleh perwakilan masing-masing padukuhan yang biasanya berprofesi sebagai MC atau toko masyarakat dengan narasumber Bp Lilik Agung.

Penjelasan Lebih Lanjut:
    • Peran dan Fungsi:
      Pranatacara tidak hanya sekadar membacakan susunan acara, tetapi juga harus mampu berkomunikasi dengan baik, menggunakan bahasa Jawa krama inggil, memahami tata krama adat Jawa, dan mampu menciptakan suasana yang sesuai dengan tema acara. 

  • Acara yang Dibawakan:
    Pranatacara seringkali terlihat dalam berbagai acara adat Jawa, seperti pernikahan (temanten), khitanan (supitan), pengajian, pertemuan, perjamuan, dan acara lainnya. 

  • Keterampilan yang Dibutuhkan:
    Seorang pranatacara yang baik harus memiliki keterampilan dalam olah suara, pernapasan, serta kemampuan berbahasa Jawa yang fasih dan santun. 

  • Perbedaan dengan MC Biasa:
    Meskipun memiliki fungsi yang sama dengan MC, pranatacara dalam budaya Jawa memiliki ciri khas tersendiri, yaitu penggunaan bahasa Jawa dan penyesuaian dengan adat istiadat Jawa. 

  • Pentingnya Pranatacara:
    Dalam acara adat Jawa, pranatacara memiliki peran penting sebagai jembatan antara acara dengan para tamu undangan, serta menjaga kelancaran dan kekhidmatan acara.