Ambarketawang– Pemerintah Kalurahan Ambarketawang kembali mengadakan Posbindu Difabel “Berdaya”, Selasa (29/11/2022). Posbindu yang mengusung tagline “Difabel Ambarketawang Sehat, Sejahtera, Mandiri” ini dilaksanakan di Puri Mataram, Drono, Tridadi, Sleman.

Delapan puluh orang undangan yang terdiri dari Peserta Posbindu Difabel beserta Pendamping, Kader Kesehatan, Perwakilan Pamong Kalurahan, Perwakilan Pemerintah Kapanewon Gamping, serta Bidan Desa Ambarketawang, berangkat dengan 2 unit kereta mini pukul 08.00 WIB.

Menurut keterangan Carik, ada beberapa alasan terkait pemilihan Puri Mataram sebagai tempat pelaksanaan Posbindu Difabel. Selain harga yang terjangkau, fasilitas rekreasi di Lokasi tersebut cukup lengkap, sehingga selain dicek kesehatannya, Peserta Posbindu Difabel dapat sekalian “healing” dengan menikmati fasilitas yang ada.

Posbindu meliputi pengecekan berat badan, lingkar perut, gula darah, asam urat, dan kolesterol. Bagi Peserta dengan hasil cek kesehatan bagus, Pemerintah Kalurahan Ambarketawang menyediakan doorprise menarik.
Sembari menunggu antrian cek kesehatan, Peserta secara sukarela bergantian menyumbangkan suaranya.

Pada kesempatan yang sama, Carik Ambarketawang secara simbolis menyerahkan KK dan KTP salah satu Peserta yang telah berusia 83 tahun, Mbah Banjir atau akrab disebut Mbah Maek belum pernah memiliki NIK dan identitas kependudukan sama sekali. Atas laporan Kader Kesehatan pada Posbindu yang lalu, Petugas Adminduk Kalurahan Ambarketawang dengan bantuan Petugas Adminduk Kalurahan Balecatur menelusuri asal usul dan keluarga Mbah Banjir, dukungan Dinas Dukcapil atas program GISA dengan tertib adminduk bagi Difabel memudahkan Difabel dapat memiliki KK dan KTP.

“Sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya dengan adanya paguyuban Difabel di Kalurahan Ambarketawang dapat mengakomodir aspirasi warga berkebutuhan khusus. Sedangkan untuk anggotanya diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan sehingga dapat membantu meningkatkan kemandirian,” kata Wahyudi, S.ST., M.M., Kawat Sosial Kapanewon Gamping dalam sambutannya.

Beberapa Difabel pun turut menyampaikan kesannya atas kegiatan hari ini, “Baru Lurah ini yang memperhatikan kami kaum difabel.”  (ikn)