MINI LAUNCHING PENYERAHAN BIBIT NYAMUK BERWOLBACHIA DI PADUKUHAN GAMPING LOR

Administrator 25 Mei 2021 11:17:27 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman bersama World Mosquito Program melaksanakan kegiatan “Si Wolly Nyaman”.  Program ini merupakan penerapan Metode Wolbachia untuk menekan tingkat penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode Wolbachia terbukti efektif menurunkan 77% kejadian dengue dalam Penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) di Kota Yogyakarta (2020). “Si Wolly Nyaman” diambil dar inama Wolbachia, bakterialami yang terdapat di 60% lebih jenis serangga. Bakteri yang juga ada di dalam tubuh nyamuk Aedesaegypti yang akan disebarkan, akan melindungi masyarakat Sleman dari penularan DBD secara terus menerus. Hal ini karena Bakteri Wolbachia, akan tetap ada di dalam tubuhnyamuk hasil perkawinan nyamukber-Wolbachia dengan nyamuk lokal. Si Wolly Nyaman adalah program Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Sleman berkolaborasi dengan World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta, Universitas Gadjah Mada, serta didukung oleh Yayasan Tahija.

Di wilayah Kalurahan Ambarketawang launching program dipusatkan hari ini, Selasa tanggal 25 Mei 2021 di Padukuhan Gamping Lor. Acara dihadiri oleh perwakilan dari Dinkes Kabupaten Sleman, Puskesmas Gamping I, Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Gamping, Lurah dan jajaran pamong Kalurahan Ambarketawang, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping dari tim WMP, serta kader motivator padukuhan seluruh wilayah Kalurahan Ambarketawang, dan perwakilan orang tua asuh. Acara dilanjutkan dengan penyerahan ember berisi telur nyamuk berwolbachiakepadaPadukuhansecarasimbolis, dan selanjutnya rencana mulai besok akan dilakukan penyerahan ember kepada padukuhan-padukuhan di seluruh wilayah Kalurahan Ambarketawang.

Menurut dr. RirisAndono Ahmad, M.P.H., Ph.D, daritim WMP Yogyakarta kembali menegaskan bahwa nyamuk Aedesaegyptiber-Wolbachia terbukti aman. “Nyamukber-Wolbachia yang dititipkan di rumah warga telah dipastikan aman karena sudah tidak dapat lagi menularkan virus dengue. Dari hasil analisis risiko oleh tim ahli independen yang dibentuk Kemenristek Dikti dan Balitbangkes Kemenkes, disimpulkan bahwa risiko teknologi ini dapat diabaikan,” terang beliau dalam acara Konferensi Pers Program “Si WollyNyaman” lalu. Teknologi nyamukber-Wolbachia ini merupakan pelengkap dari upaya-upaya pengendalian penyakit DBD yang telah ada selama ini. Oleh karenanya, kegiatan-kegiatan seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan gerakan 3 M plus, gerakan saturumah satujumantik, dan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk, tetap harus dilaksanakan oleh segenap lapisan masyarakat. Penyerahan telurnyamuk 60 ember berisi 100-150 telurnyamuk dan harapanaya bisa menetas 60%.

Komentar atas MINI LAUNCHING PENYERAHAN BIBIT NYAMUK BERWOLBACHIA DI PADUKUHAN GAMPING LOR

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar